
Saya mengerti Anda seringkali kesal dengan salesmen karena menghabiskan waktu Anda, dan sangat, sangat mengganggu bila pendekatannya maksa. Tetapi, begini, emangnya salah orang berjualan? Apakah Anda berharap seorang usahawan duduk -duduk saja dan berharap konsumen datang sendiri ke rumah atau pabriknya yang terpencil di ujung kulon? Saya tahu, ujung-ujungnya memang si penjaja barang hanya ingin mengambil keuntungan dari Anda, tetapi bukankah kita semua begitu? Jualan itu halal. Kalau Anda tidak tertarik dan si penjaja berusaha keras untuk membuat Anda tertarik, wajar kan? Jualan itu, sekali lagi, halal. Kecuali si penjaja itu berbohong atau menawarkan produknya sambil menodongkan pisau ke perut Anda. Itu lain soal.
Nah, kampanye, atau jualan politik, itu juga bukan sesuatu yang hina. Menyatakan pandangan politik Anda pun bukan sesuatu yang hina, kotor dan tabu. Mengatakan bahwa SBY itu lebih buruk dari Jusuf Kalla menurutku sama sekali tidak menodai kapasitas intelektual atau integritas Anda. Bisa jadi itu dianggap kampanye, tetapi apa salahnya dengan kampanye? Pandangan politik itu bukan celana dalam atau perasaan cinta kepada rekan kerja yang harus selalu disembunyikan. Menjadi netral pun bukan berarti Anda mengatakan semua parpol sama baik dan buruknya. Anda bisa berfikir dan melihat kapasitas kandidat presiden secara netral dan menghasilkan penilaian yang netral alias tidak bias – yang bisa jadi mengunggulkan satu kandidat dari kandidat yang lain. Jadi, yah, intinya, saya pilih nomer tiga; Bapak Jusuf Kalla.
*ngikutin sujiwotejo*
Demi pacar saya yang jelita dan mengaku akan golput pada pilpres 8 Juli nanti, saya tidak dibayar menulis post ini.
Bisa mengampanyei saya? Saya masih antara 2 dan 3, walaupun sementara ini berat ke 2.
….dan saya sepertinya akan golput, mungkin nunggu hidayah dulu kali yaa…:mrgreen:
miel, kamu golput jugakah?
@ empu blog
*lihat pic*
Oho, saya sih lihatnya JK adalah Jalan Ketidakpastian.
Mending milih yang sudah teruji dan punya reputasi.
coblos nomor 2
*makan SBY, eh Indomie*
@lambrtz
Tunggu hidayah aja.
@frea
Silahkan bu.
@lumiere
@Presiden AS
Megawati ato SBY?